Breaking News

Raih Akreditasi Madya, Puskesmas Tanjung Raman Terus Berbenah




PRABUMULIH, WP - Setahun lalu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih meraih predikat Akreditasi Madya dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Meskipun demikan, Puskesmas Tanjung Rambang dibawah pimpinan Iswanda S, M, Kes tak berbangga hati dulu. Justru, hasil predikit akreditasi madya lebih baik ketimbang sejumlah puskesmas lain  dengan nilai kategori dasar 2017 hasil penilaian kalah itu.

"Ini merupakan menjadi beban atau tantangan bagi kita nantinya untuk terus berbenah diri lebih baik lagi," ujar Iswanda sapaan akrabnya dibincangi Berantassumsel, Selasa (11/12/2108) ketika berada di lingkungan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih.

Berbagai persiapan yang bersikeras disiapkan pihaknya. Terkait seperti sarana-prasana dan juga termasuk tenaga sumber daya manusia (SDM) kesehatan atau pun sebaliknya untuk pegawai yang ada.
"Karena berbagai kelengkapan sarana-prasarana pendukung kesehatan yang akan dimiliki sebuah tempat kesehatan di tempat kita, misalnya. Hal itu, tentunya menunjukkan mutu dari pelayanan sebuah puskesmas itu sendiri," ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini tak menampik masih kekurangan tenaga SDM dan alat kelengkapan kesehatan ini.
"Namun, sejumlah kekurangan itu sudah kita ajukan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) kota dan tengah diusahakan oleh mereka," imbuhnya.

Jika tempo dulu puskesmasnya dengan 60 persen pembinaan dan 40 persen penilaian.
"Tapi sebaliknya berbeda dengan sekaranf sejak kita memperoleh akrditasi madya itu. Dimana, tinggal 20 persen lagi pembinaan dan 80 persennya penilaian guna memperoleh hasil akreditasi utama, yang rencananya bakal diikutkan kita pada 2020 mendatang," tambahnya seraya mengatakan menyangkut kebutuhan sarana-prasana, barang, tenaga SDM kesehatan dan lain sebagainya memang sudah berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75, Tahun 2014.

Selaku warga, tentunya mengharapkan supaya pemerintah dan juga termasuk berbagai pihak terkait lainnya.
"Buat saling bahu-membahj demi memenuhi kebutuhan maupun perlengkapan yang ada di puskesmas milik warga kami. Dengan begitu, kalau sudah lengkap seluruhnya baik petugas kesehatan dan lain-lainnya. Kami warga (pasien, red) yang sakit tak perlu jauh-jauh lagi berobat ke rumah saket/tempat lain nantinya," tukas Siti (45) salah satu warga Kelurahan Tanjung Raman dikonfirmasi terpisah. 


Berantas Sumsel

Tidak ada komentar